LIABILITAS HUKUM DAN MANAJEMEN ASURANSI

Menurut kamus hukum Bouvier, liabilitas adalah “tanggungjawab, keadaan dari seseorang yang terikat dengan hukum dan keadilan untuk melakukan sesuatu yang mungkin dipaksakan melalui tindakan.” Defenisi yang lain : “liabilitas adalah kondisi perkara yang memberikan reaksi untuk sebuah kewajiban untuk melakukan sebuah hal khusus yang dipaksakan melalui tindakan pengadilan.”

Pimpinan dalam pendidikan jasmani dan atletik seharusnya mengetahui seberapa jauh mereka dapat memahami berbagai aspek dari program kerja mereka dan tindakan pencegahan apa yang perlu agar tidak terperangkap hukum ketika terjadi kecelakaan. Fakta bahwa sekitar 67% dari semua kecelakaan yurisdiksi sekolah yang melibatkan anak laki-laki dan 59%  melibatkan anak wanita yang terjadi pada program pendidikan jasmani dan rekareasi, memiliki implikasi untuk bagian yang khusus ini.

Prinsip-prinsip administratif untuk pelatihan atletik dan pelayanan kesehatan

Pelatihan atletik dan pelayanan kesehatan berkaitan dengan kesehatan semua siswa, atlet, dan staf. Perawatan atlet merupakan sebuah bagian penting dari setiap program pelayanan kesehatan, khususnya dalam hal pencegahan cedera dan perawatannya. Jika pelayanan kesehatan tidak memadai, kesehatan dan keamanan siswa, atlet dan staf akan terancam.

KESEHATAN ATLET
   
Pelayanan kesehatan untuk atlet melibatkan perhatian medis yang terus menerus, kebijakan dan prosedur yang baik, dan ketersediaan personil yang berkualifikasi. Hubungan kerja yang dekat harus ada diantara pelatih, manajer, direktur atletik, pengurus, dan representatif masyarakat medis untuk secara memadai melindungi atlet dari cedera dan bahaya. Material-material yang dipilih sehubungan dengan pelayanan kesehatan untuk atlet juga dibahas.

Program-program rekreasi, lingkungan, dan berkemah sekolah dan komunitas

Pendidikan fisik memiliki hubungan dekat dengan program rekreasi, lingkungan dan berkemah sekolah dan komunitas. Beberapa institusi pendidikan memasukkan program-program ini dalam penawaran pendidikan jasmani mereka. Guru olahraga mengajar dalam program-program ini.

REKREASI
   
Rekreasi melibatkan aktivitas-aktivitas yang bermanfaat dan berterima secara sosial dimana seorang secara sukarela berpartisipasi selama masa-masa luang dan melalui mana dia memiliki peluang untuk mengembangkan fisik, mental, emosi dan sosial.

Program atletik antar-sekolah, antar-kampus dan program atletik yang terorganisir lainnya

Program-program atletik antar-sekolah dan antar-kampus dan program-program atletik yang sangat terorganisir lainnya merupakan bagian menyeluruh dari program pendidikan jasmani secara keseluruhan. Program-program ini harus dikembangkan dari program-program atletik intra-kampus dan ekstra-kampus.
   
Atletik harus menjadi inti dari pendidikan jasmani dan harus membantu mencapai tujuan-tujuan yang akan memperkaya hidup bagi mereka semua yang berpartisipasi. Program atletik atar-sekolah dirancang untuk individu-individu yang memiliki keahlian tinggi dalam olahraga. Ini merupakan salah satu yang paling menarik dan mendapatkan lebih banyak dukungan dibanding fase-fase pendidikan jasmani lainnya.

Program adaptasi dan pembauran orang penyandang cacat

Program adaptasi menunjuk pada fase pendidikan jasmani yang memenuhi kebutuhan seseorang yang, karena gangguan fisik, cacat fungsional yang mampu diperbaiki lewat aktivitas fisik, atau kekurangan lainnya, secara sementara atau permanen tidak mampu mengambil bagian dalam program pendidikan jasmani reguler. Istilah ini juga menunjuk pada salah satu segmen signifikan dari sebuah populasi siswa atau mahasiswa yang tidak masuk dalam kategori “rata-rata” atau “normal” untuk usia atau kelas mereka. Para siswa ini menyimpang dari rekan-rekan mereka dalam hal fisik, mental, emosional, atau karakteristik sosial atau gabungan dari sifat-sifat ini.

Teori administratif dan struktur umum untuk program-program pendidikan jasmani

STRUKTUR DAN ORGANISASI FORMAL DAN INFORMAL
   
Teori organisasi dan struktur memerlukan dua hal mendasar, yang pertama, harus ada kebutuhan untuk eksistensi sebuah organisasi, dan kedua organisasi harus mengetahui tujuan yang ingin dicapainya. Untuk mencapai tujuan-tujuan ini, sebuah struktur harus disediakan yang mana memungkinkan administrasi untuk mengorganisir, mengarahkan, merencanakan, memotivasi, dan mengevaluasi. Tugas-tugas ini bisa dilakukan melalui organisasi formal atau informal.

Organisasi formal
   
Organisasi formal didasarkan pada sebuah organisasi kerja hirarkis, dengan tugas-tugas yang telah ditentukan oleh atasan kepada bawahannya, sebuah organisasi yang paling sering ditemukan dalam grafik-grafik organisasi dengan hirarki tugas-kerja dan jaringan komunikasinya.

Manajemen Fasilitas Olahraga

Fasilitas pendidikan jasmani memerlukan perencanaan yang cermat, dan spesialis-spesialis di bidang ini harus dihubungi. Para pengurus, guru olahraga, dan personil lain harus berpartisipasi dalam merencanakan fasilitas-fasilitas baru dan memiliki pengetahuan tentang struktur dan fungsinya. Konsep-konsep struktural yang inovatif dan tren-tren terkini harus diperiksa secara menyeluruh untuk menghasilkan fasilitas jasmani yang sehat dan efisien.