Showing posts with label Manajemen. Show all posts
Showing posts with label Manajemen. Show all posts

Pelaporan Hasil Audit

Unsur terakhir dari audit melibatkan penyampaian hasil audit. Audit, dan layanan-layanan lain yang dilakukan sebagai bagian dari audit, tidak akan memiliki kegunaan sebelum disampaikan ke pihak manajemen dan pihak lain yang menggunakan audit tersebut. Penyampaian audit bisa dibagi menjadi tiga kategori.
Penyampaian tentang pernyataan finansial melalui laporan auditor
Penyampaian lainnya yang diperlukan dengan pihak manajemen dan badan-badan direktur.
Penyampaian temuan layanan asuransi lain.

INSENTIF KARYAWAN

Definisi

Insentif karyawan adalah bentuk  tidak langsung   dari total kompensasi; insentif-insentif tersebut termasuk membayar waktu kesibukan kerja, asuransi, perlindungan kesehatan, pelayanan karyawan dan pendapatan pensiunan.

Sejauh ini kita telah membahas keputusan-keputusan termasuk kompensasi tunai atau langsung, persaingan-persaingan eksternal (level-level pembayaran), hirarki-hirarki internal (struktur pembayaran), pembauran  relatif (bentuk-bentuk pembayaran), dan pembayaran karyawan itu sendiri. Bab ini membahas keputusan-keputusan dasar para manajer yang dibuat pada perancangan dan administrasi program-program insentif. Kami mempertimbangkan kondisi-kondisi tersebut yang mempengaruhi keputusan-keputusan insentif, membahas tujuan-tujuan para manajer  yang mencoba untuk memenuhi insentif pegawai, menguji bentuk-bentuk pilihan insentif yang diambil, dan kemudian menyoroti apakah diketahui sebesar apakah pengaruh-pengaruhnya.

Perekrutan dan Pencarian Kerja Individu

Aktivitas perekrutan mengidentifikasi dan menarik sekelompok kandidat untuk perubahan-perubahan statis kerja, yang dari mereka kemudian diseleksi beberapa untuk mendapatkan penawaran kerj.
   
Perekrutan mencakup keputusan-keputusan tentang pemilih (1) metode komunikasi, (2) perekrut, (3) pesan perekrutan, dan (4) kualifikasi pelamar yang diperlukan. Jadi jelas, perekrutan terjadi ketika para pemberi kerja mencari kandidat-kandidat di luar organisasi (perekrutan eksternal) dan di dalam organisasi (perekrutan internal). Bab ini berfokus pada perekrutan eksternal.

Kepempimpinan dan iklim organisasi

Pendahuluan
   
Gaya kepemimpinan dan iklim organisasi adalah dua dari konsep manajemen yang paling banyak digunakan, diperdebatkan, dan diteliti. Kepemimpinan dan iklim organisasi adalah isu penting yang harus dipertimbangkan ketika anda akan merancang sebuah organisasi. Gaya kepemimpinan perusahaan dan iklim organisasi adalah dua sisi dari bagaimana orang-orang dalam organisasi berpikir dan bertindak. Gaya kepemimpinan adalah cara utama yang digunakan oleh manajemen teratas untuk mengatur para karyawannya. Ini merupakan manajemen teratas, yakni individu atau sekelompok orang pada tinkgatan yang lebih tinggi. Iklim organisasi adalah lingkungan internal atau atmosfir kerja yang dialami oleh para karyawan organisasi. Iklim organisasi untuk unit analisis anda bisa konsisten atau tidak konsisten dengan iklim organisasi yang lebih luas.

Konfigurasi dan kompleksitas perusahaan

Pendahuluan
   
Pemilihan konfigurasi perusahaan – yang terkadang disebut struktur atau arsitektur perusahaan – merupakan keputusan yang sangat penting bagi para eksekutif. Tahap selanjutnya dalam pendekatan setahap-demi-setahap adalah memilih konfigurasi dan memutuskan kompleksitas organisasional yang akan memungkinkan perusahaan anda untuk berkinerja baik dalam mencapai tujuan-tujuannya. Pemilihan konfigurasi yang buruk mengarah pada hilangnya peluang yang bisa mengancam efisiensi dan efektifitas jangka-pendek organisasi serta eksistensi jangka panjangnya.

Penilaian Kinerja

Pendahuluan
   
Penilaian berbasis kinerja bukan merupakan konsep baru. Anda mungkin sudah pernah menjalani penilaian berbasis kinerja pada suatu waktu. Mungkin penilaian jenis ini yang paling pertama anda jalani adalah di masa anak-anak ketika anda dinilai untuk tingkatan lanjutan dari sebuah aktivitas olahraga atau musik. Atau mungkin pengalaman pertama anda adalah ketika kemampuan anda dinilai untuk mengemudikan sebuah mobil. Pada masing-masing penilaian ini anda harus menunjukkan kepada penguji dan diamati melakukan tugas yang diberikan. Tidak akan pernah terjadi ada orang yang ingin menguji keahlian hanya dengan menggunakan ujian tertulis.

Contoh-Contoh Kasus Manajemen

Kasus I:
Denny's dan Pelayanan Pelanggan

Di pagi hari tanggal 1 April 1993, sebanyak 21 anggota Pelayanan Rahasia Amerika Serikat tiba di Annapolis, Maryland, untuk mempersiapkan acara pidato presiden Bill Clinton di Akademi Perkapalan Amerika Serikat esok harinya. Sebelum memasang perangkat-perangkat keamanan di akademi itu, rombongan tersebut, yang berseragam lengkap, pergi ke sebuah restoran Denny setempat untuk sarapan. Rombongan ini terdiri dari enam agen keturunan Afrika yang duduk bersama di satu meja, dan seorang supervisor keturunan Afrika yang duduk di meja lainnya bersama agen-agen kulit putih. Setelah semua agen memesan makanan, keenam agen kulit hitam tersebut menyadari bahwa agen-agen kulit putih dan supervisornya telah dilayani sedangkan mereka tidak. Agen Robin Thompson pergi menanyai pelayan tentang pesanan tersebut, dan pelayan mengatakan sedang dipersiapkan. Robin kemudian meminta untuk berbicara dengan manajer restoran lewat telpon. (Agen-agen kulit putih yang duduk di meja-meja lainnya selanjutnya melaporkan bahwa pelayan memberikan pandangan sinis setelah meninggalkan meja agen-agen kulit hitam). Setelah menunggu sejam, agen-agen kulit hitam berdiri untuk segera pergi, lalu berkata apakah mereka ditawarkan satu porsi makanan saja. Mereka menolak makanan tersebut karena tidak ada waktu untuk menyantapnya. “Kami harus pergi ke Roy Rogers (sebuah restoran cepat-saji setempat) dan makan di mobil,” kata salah seorang agen kulit hitam.
   

OPERASIONALISASI INTERNASIONAL SEBUAH KONSEP

Selama tiga tahun terakhir, visi umum dari internasionalisasi telah ditransformasi secara mendalam (Welch dan Luostarinen, 1988). Pada awalnya, ini bergantung pada batas silang atau operasi ekspor dan impor ke luar negeri (untuk contoh, lihat Johanson dan Wiedersheim-Paul, 1975, bilkey dan tesar, 1977), juga pada rentang aktivitas relatif terbatas (seperti bahan baku, alat berat, mobil, alat komunikasi, komputer), dan melalui investasi asing, pada kelompok perusahaan multinasional yang relatif terbatas (Porter, 1986). Sekarang ini, jika semua perusahaan tidak mengalami intensifikasi kompetisi, semuanya akan menghadapi tantangan-tantangan baru di luar negeri atau yang datang dari luar negeri (Buckley dan Casson, 1998).
   

GLOBALISASI PERUBAHAN PASAR DEMOGRAFIS: Tantangan Pemasaran Internasional Untuk Target Lanjut Usia

Globalisasi bisnis melahirkan berbagai peluang dan tantangan. Salah satu tren yang mungkin mempengaruhi bisnis global adalah profil demografi yang terus berubah dari pasar konsumen dunia. Perbaikan perawatan kesehatan dan standar hidup di seluruh dunia berkontribusi bagi pengharapan hidup yang meningkat, sehingga menciptakan kanekaragaman demografis dalam pemasaran konsumen global. Pasar-pasar global di masa mendatang perlu secara lebih baik memahami keanekaragaman pasar yang tercipta sebagai akibat dari demografi yang berubah.
   
Pada tahun 1900, pengharapan hidup di negara-negara maju belum lebih dari 50 tahun. Tepat 100 tahun yang lalu, pengharapan hidup untuk negara-negara maju mendekati 80 tahun. Trend ini diharapkan terus meningkat sampai abad 21. Peningkatan pengharapan hidup telah menjadi akibat dari beberapa faktor.

Menentukan Ruang Lingkup Organisasi dan Menilai Tujuan-Tujuannya

Pendahuluan: Tantangan eksekutif dalam merancang organisasi
   
Di era dimana perubahan terjadi begitu cepat seperti sekarang ini, rancangan organisasi merupakan sebuah aktivitas keseharian yang terus berlanjut dan memberikan tantangan bagi para eksekutif, baik yang menangani perusahaan-perusahaan dunia maupun tim kerja berskala kecil. Globalisasi, kompetisi dunia, deregulasi, dan teknologi-teknologi baru menjadi penentu dilakukannya penilaian ulang yang kontinyu terhadap organisasi. Respons para eksekutif telah melahirkan banyak bentuk-bentuk organisasi yang baru seperti organisasi virtual, organisasi pembelajaran, organisasi seluler, jaringan, aliansi, dan lain-lain. Bentuk-bentuk organisasi yang baru menuntut cara-cara baru dalam mengorganisirnya agar menjadi efektif dan efisien. Meski demikian, prinsip-prinsip desain pokok masih mendasari semua organisasi yang berfungsi dengan baik. Organisasi masih memerlukan sebuah desain formal. Prinsip-prinsip pokok itu adalah: Apa yang menjadi tujuan kita? Apa tugas pokok kita? Siapa yang membuat keputusan? Bagaimana struktur komunikasi, dan apa struktur insentifnya?